Sunday, December 11, 2011

Bismillah. Banyak cara untuk mempercantik tampilan blog baik itu dengan custom template, percampuran warna, gambar-gambar pendukung, animasi dan lain sebagainya. Salah satu dari sekian banyak cara untuk mempercantik tampilan blog adalah memilih bentuk huruf yang menarik dan nyaman untuk dilihat. Bentuk huruf standar sebenarnya sudah cukup menarik, seperti arial, tahoma, verdana dan lain-lainnya, namun sebagian Blogger merasa tidak puas jika tampilan bentuk huruf-nya terlalu standar, kemudian mereka mencari alternatif untuk bisa menampilkan bentuk huruf yang berbeda dari standar namun tetap nyaman untuk dibaca. Google bahkan memfasilitasi para Blogger dengan memberikan font-font gratis dengan hosting yang gratis pula agar para Blogger memilih sendiri bentuk huruf yang sesuai dengan keinginan. 
Namun keinginan para Blogger ternyata belum juga tercukupi dengan disediakannya huruf standar, tetap tidak puas walau Google menyediakan font secara gratis. Para Blogger tetap mengembangkan cara lain untuk mengubah bentuk huruf sesuai dengan keinginan. Jika anda merasa tidak puas dengan jenis huruf (font style) standar atau tidak puas dengan font dari Google maka ada alternatif lain yaitu Cufón.
Percantik Huruf Artikel Blog dengan Plugin Cufón

Apa itu Cufón?

Cufón awalnya bertujuan sebagai alternatif pengganti sIFR (Scalable Inman Flash Replacement), walau pun belum mencapai tahap sempurna namun sudah bisa digunakan sebagai alternatif yang terbaik diantara metode lain. Dalam mencapai tujuan ambisius sang pengembang, maka Cufón harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Tidak dibutuhkan plug-in - hanya dapat menggunakan fitur asli (native) yang didukung oleh browser
  • Kompatibilitas - ia harus bekerja pada semua browser yang tersedia di pasaran
  • Kemudahan penggunaan - tidak ada konfigurasi atau mendekati konfigurasi nol yang diperlukan dalam penggunaan kasus-kasus standar
  • Kecepatan - harus cepat, bahkan untuk jumlah teks yang cukup besar
Dan sekarang, setelah hampir satu tahun perencanaan dan penelitian Cufón telah dianggap memenuhi persyaratan ini.

Bagaimana cara kerja Cufón?

Cufon terdiri dari dua bagian individu yaitu sebuah generator font, yang mengubah font untuk format proprietary dan sebuah mesin rendering yang ditulis dalam JavaScript.
Pada kenyataannya generator merupakan bagian kecil dari antarmuka berbasis web yang dikembangkan oleh FontForge. Pertama, generator dibuat dengan kustom script FontForge berdasarkan input pengguna dan kemudian menjalankannya, hasil generator disimpan sebagai font SVG. Font SVG kemudian diurai dan dikonversi dari jalur SVG ke jalur VML. Ini merupakan langkah penting dalam mencapai kinerja terbaik bagi Internet Explorer, yang mendukung VML asli (native). Dokumen yang dihasilkan kemudian diubah menjadi font SVG. Font SVG kemudian diurai dan dikonversi dari jalur SVG ke jalur JSON dengan mencampurkan fungsi JavaScript. Hal ini memiliki banyak keuntungan diantaranya:
  • Untuk mengintegrasikan font, kita hanya perlu memuat tag standar <script> sebagaimana file JavaScript lainnya dan font akan terdaftar secara otomatis.
  • Tidak diperlukan penguraian file lagi secara manual pada sisi klien
  • File eksternal JavaScript eksekusinya akan diblok sampai font telah dimuat, hal ini untuk membantu penampilan font yang bebas flicker dan penggantian font yang bersih
  • File JavaScript font di kompress dengan sangat baik. Jika tidak di kompress biasanya ukuran file menjadi sangat besar, sedangkan dengan di kompress ukuran file biasanya 60-80% lebih kecil dari pada aslinya.
Untuk sisa font (jika ada) proses ini kemudian diulang untuk dikirimkan kembali ke generator dan file JavaScript yang dihasilkan dikirim kembali ke klien dengan nama file yang khas.

Bagaimana penyajian (rendering) Cufón?

Proses penyajian Cufón sedikit lebih rumit. Terdiri dari 3 bagian mesin, yaitu; sebuah mesin inti yang menyediakan fungsi API dan fungsi-fungsi umum lainnya dan dua buah mesin penyaji (render). Salah satu mesin penyaji digunakan untuk membuat bentuk VML yang digunakan untuk Internet Explorer (untuk versi 5.5) dan satu mesin penyaji menggunakan elemen HTML <canvas> untuk dukungan yang lebih luas. Karena jalur data sudah VML, maka mesin VML lebih ringan melakukan pekerjaan penyajian. Sedangkan mesin canvas, bagaimana pun harus menkonversi seluruh jalur ke setting yang sesuai dengan perintah penggambaran yang disediakan oleh canvas API. Pada awalnya hal ini sangatlah rumit, tetapi solusi ditemukan setelah dua kali penulisan ulang diselesaikan dalam bentuk generasi kode dan cache, sehingga penyajian menjadi sangat cepat. Inline SVG pada mulanya di pertimbangkan namun dengan cepat ditolak karena penyajian pada browser menjadi lebih lambat untuk jenis browser yang mendukung penuh Cufón.

Browser apa yang didukung Cufón?

Dibawah ini daftar Browser yang didukung Cufón:
  • Internet Explorer 6, 7 and 8
  • Internet Explorer 9 beta (termasuk 1.09i)
  • Mozilla Firefox 1.5+
  • Safari 3+
  • Opera 9.5+ (9.01+ juga termasuk 1.10)
  • Google Chrome 1.0+
  • iOS 2.0+
  • Opera Mini (untuk versi tertentu)
Pada beberapa browser turunan Gecko dan WebKit, Cufón dapat bekerja dengan baik.

Bagaimana membuat file font (huruf) Cufón?

Sebelum mengintegrasikan Cufón kedalam blog, seperti dijelaskan diatas bahwa Cufón memerlukan dua (dalam penjelasannya ada tiga mesin) file JavaScript individu, yaitu file yang berfungsi sebagai mesin inti dan file yang berfungsi sebagai mesin penyaji. File yang berfungsi sebagai mesin penyaji didalamnya berisi jenis font (huruf) yang akan kita gunakan pada blog. Namun file ini haruslah dibuat terlebih dahulu sebelum digunakan. Dalam penjelasan ini akan dibagi menjadi dua metode, yaitu:

Metode Rumit (Membuat Sendiri)
Langkah 1
Siapkan file font berupa TrueType (TTF), OpenType (OTF), Printer Font Binary (PFB) dan PostScript. Atau anda bisa mencari dan mengunduhnya disini.
Langkah 2
Konversi file font yang telah kita unduh menjadi file JavaScript sebagai mesin penyaji font dengan menggunakan bantuan Online Cufón Generator (cara menggunakan Online Cufón Generator akan dibahas pada artikel terpisah) atau menggunakan salinan Cufón generator sendiri yang bisa diunduh dari GitHub.
Langkah 3
Unduh file JavaScript yang dihasilkan dari konversi. Nama file yang dihasilkan akan mencakup nama font dan ukuran font (seperti nomor 400 adalah setara dengan "normal" dan 600 berarti "tebal/bold"). Jadi, misal, versi tebal (bold) dari Bitstream Vera Sans akan menghasilkan sebuah file bernama Bitstream_Vera_Sans_600.font.js. Nama file tidaklah harus sama, tapi itu membuat kita lebih mudah untuk mengidentifikasi font yang telah kita buat.
Langkah 4
Upload file JavaScript yang sudah kita unduh ke dalam hosting file milik kita dan catat alamat URL file JavaScript Cufón tersebut untuk diikutsertakan pada blog kita. (Lihat artikel dibawah ini "Bagaimana menggunakan Cufón pada Blogger?" pada langkah 4. Alamat yang sudah kita catat untuk menggantikan http://URL/Nama_Font_Anda.font.js)

Metode Mudah (Langsung Download)
Langkah 1
Pilihlah jenis font yang akan kita gunakan pada situs CufónFonts.com
Langkah 2
Unduh (Download) file Cufón melalui link "Cufón File Download" dan cari tombol unduhan "Font Download sebagai Cufón" pada bagian bawah halaman
Langkah 3
Upload file JavaScript yang sudah kita unduh ke dalam hosting file milik kita dan catat alamat URL file JavaScript Cufón tersebut untuk diikutsertakan pada blog kita. (Lihat artikel dibawah ini "Bagaimana menggunakan Cufón pada Blogger?" pada langkah 4. Alamat yang sudah kita catat untuk menggantikan http://URL/Nama_Font_Anda.font.js)

Bagaimana menggunakan Cufón pada Blogger?

Integrasi Cufón pada Blogger sebenarnya cukup sederhana. Ikuti langkah dibawah ini:
Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke "Rancangan - Edit HTML"
Langkah 3
Cari kode dibawah ini:
</head>
Langkah 4
Masukan kode dibawah ini diatas kode pada langkah 3:
Untuk penggunaan satu jenis font:
<script src='http://cufon.shoqolate.com/js/cufon-yui.js?v=1.09i' type='text/javascript'/>
<script src='http://URL/Nama_Font_Anda.font.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>
Cufon.replace('h1, #judul');
</script>
Untuk penggunaan jenis font yang lebih dari satu:
<script src='http://cufon.shoqolate.com/js/cufon-yui.js?v=1.09i' type='text/javascript'/>
<script src='http://URL/Nama_Font_Anda1.font.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://URL/Nama_Font_Anda2.font.js' type='text/javascript'/>
<script type="text/javascript">
Cufon.replace('h1, #judul', { fontFamily: 'Nama Font 1' });
Cufon.replace('h2, .title', { fontFamily: 'Nama Font 2' });
</script>
Khusus untuk Internet Explorer:
Beginilah Internet Explorer yang selalu saja terjadi masalah pada JavaScript, Elemen HTML ataupun CSS dan termasuk Cufón. Dalam beberapa kasus yang ditemui, terjadi jeda (delay) penggantian font asli dengan font Cufón akan. Kita dapat menghindarkan jeda tersebut dengan menuliskan script dibawah ini tepat diatas tag </body> atau sebelum script lainnya, misal; script Google Analytic.
<script type="text/javascript"> Cufon.now(); </script>
Langkah 5
Simpan template dan preview blog anda...
Selamat mencoba dan semoga berhasil. Happy Blogging :)

Friday, December 9, 2011

Bismillah. Sebenarnya artikel tentang insert script code into blogger post atau menyisipkan kode-kode atau script kedalam artikel blog pernah dibahas pada artikel sebelumnya dengan memanfaatkan fasilitas plugin SyntaxHighlighter yang dikembangkan oleh Alex Gorbatchev. Dua artikel sekaligus telah di tulis untuk menjelaskan tentang Integrasi SyntaxHighlighter pada Blogger dan Konfigurasi SyntaxHighlighter pada Blogger. Namun pada artikel kali ini kita akan memanfaatkan fasilitas dari pihak ketiga tanpa menggunakan plugin. Pihak ketiga penyedia layanan insert code sebenarnya banyak, namun kali ini kita akan memanfaatkan fasilitas dari pastebin.com karena situs ini sudah cukup lama dan paling banyak digunakan oleh para blogger.

Kenapa memilih Pastebin?

Beberapa alasan berikut bisa menjadi pertimbangan kenapa memilih fasilitas dari Pastebin:
  • Mendukung banyak bahasa pemrograman
  • Tanpa perlu melakukan perubahan kode pada template
  • Bukan merupakan plugin bagi blog sehingga lebih ringan bagi blog (namun dipengaruhi kecepatan server Pastebin)
  • Pastebin menggunakan software syntax highlighting GeSHi yang telah mendapat penghargaan "Innovation Award" sebagai salah satu software dengan kualitas terbaik.
  • Kode/Script yang telah dibuat pada Pastebin akan tersimpan dengan baik sehingga lebih aman dan mudah jika suatu hari akan dilakukan perubahan/perbaikan kode/script.
  • Disediakan software pendukung untuk membuat dan mengelola kode/script yang telah kita buat pada Pastebin. Software Pastebin ini mendukung banyak platform, baik untuk Windows, iPhone, iPad, Android, Mac OS X, dan lain-lain.
  • Didukung pengembangan dengan API dan setiap pengguna memiliki API Key unik tersendiri.

Membuat kode pada Pastebin

Melalui Situs Pastebin
Langkah 1
Buatlah akun Pastebin, ikuti aturan pendaftaran.
Langkah 2
Login ke Pastebin dengan akun yang baru saja dibuat.
Langkah 3
Klik link "Create New Paste"
Langkah 4
Halaman "New Paste" terbuka dan masukan kode/script yang akan dibuat.
Langkah 5
Tentukan bahasa pemrograman yang digunakan pada "Optional Paste Settings". Contoh dibawah menggunakan bahasa JavaScript
Optional Paste Settings:
Syntax Highlighting : untuk menentukan bahasa pemrograman yang sesuai dengan kode/script yang dibuat
Paste Expiration : untuk menentukan batas ketersediaan kode di Pastebin
Paste Exposure : untuk menentukan ketersediaan secara umum (Public) atau pribadi (Private)
Paste Name / Title : untuk memberikan nama kode/script yang kita buat.
Setelah selesai menuliskan kode/script dan yakin, klik tombol "Submit"
Langkah 6
Jika kode/script yang kita buat ternyata mencurigakan maka Pastebin akan menampilkan "Spam Detection For Pastebin", jika anda yakin kode/script yang dibuat bukanlah untuk tujuan spam maka isikan "Enter Captcha" sesuai dengan yang tampil pada "Captcha Image" kemudian klik tombol "Submit"
Langkah 7
Sebuah jendela yang menampilkan dua kotak, kotak atas adalah kode yang sudah diberi sentuhan highlight sedangkan kotak bawah bersifat RAW untuk melakukan perubahan pada kode jika dianggap masih ada kekurangan.
Langkah 8
Klik link "EMBED" untuk menampilkan kode yang akan disisipkan pada artikel.
Langkah 9
Halaman "Embed Codes For Paste" terbukan dan kita diberikan dua metode penyisipan kode, pilih salah satunya. Apakah akan menggunakan "JavaScript Embedding" atau menggunakan 'Iframe Embedding". Metode yang paling aman adalah menggunakan yang kedua, namun yang paling sederhana menggunakan metode ke satu.
Langkah 10
Copy paste kode penyisipan pada artikel blog.

Melalui Software Pastebin
Langkah 1
Unduh (Download) software "Pastebin Desktop for Windows" karena kebetulan saya menggunakan sistem operasi Windows. Sesuaikan saja dengan sistem operasi anda.
Langkah 2
Install Software Pastebin
Langkah 3
Buka software Pastebin dan Login sesuai dengan akun yang telah kita buat sebelumnya.
Langkah 4
Sebuah jendela "New Paste" akan terbuka. Tentukan nama kode/script yang akan kita buat dan tuliskan kodenya.
Langkah 5
Untuk menentukan bahasa pemrograman yang kita gunakan, klik link "My Setting" dan sebuah jendela akan terbuka. Klik tombol "Save" jika setting-an sudah sesuai kebiasaan kita.
Ada beberapa option tambahan untuk versi software ini yaitu:
  • Link type : untuk menentukan link yang akan dibuat secara otomatis pada saat kita meng-klik tombol "Submit"
  • Quick paste key combination : untuk menentukan kombinasi tombol keyboard dalam membuat link baru
  • Copy the link to the clipboard automatically : untuk meng-copy link secara otomatis pada clipboard
  • Open the link in the browser automatically : untuk membuka link secara otomatis pada saat proses pembuatan kode telah selesai
  • Automatically start program when Windows starts : untuk mengaktifkan software secara otomatis pada saat sistem operasi diaktifkan pertama kali
Klik tombol "Submit" jika kode/script telah selesai dibuat.
Langkah 6
Sebuah link akan diberikan secara otomatis. Bukalah situs Pastebin dan carilah link "EMBED"
Langkah 7
Lakukan hal sama seperti yang kita lakukan (Lihat langkah 8 Melalui Situs Pastebin)

Menyisipkan Kode/Script pada Artikel Blog

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Buatlah sebuah artikel dan pindahkan pada mode "Edit HTML"
Langkah 3
Sisipkan (copy paste) script yang telah diberikan oleh Pastebin (lihat langkah 9 Melalui Situs Pastebin)
Langkah 4
Terbitkan artikel anda dan lihatlah hasilnya...
Langkah 5
Ambil makanan ringan dan duduk manis sambil menunggu pembaca budiman berkomentar...

Contoh kode dari Pastebin

Kode JavaScript Save The Environment

Kode CSS Save The Environment

Selamat mencoba dan semoga berhasil. Happy Blogging :)

Thursday, December 8, 2011

Akhirnya Blogger menambahkan menu untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fitur lightbox. Lightbox menurut keterangan Blogger yaitu "Saat diklik, gambar Anda akan terbuka dalam hamparan di bagian atas blog. Jika pos Anda memiliki beberapa gambar, gambar tersebut akan muncul sebagai thumbnail di sepanjang bagian bawah."
Sebenarnya fitur ini sangat bermanfaat bagi para pengguna Blogger yang menerima fasilitas bawaan Blogger, namun bagi para pecinta custom code hal ini sangat mengganggu eksperimen code-code image slideshow. Dengan beberapa alasan Blogger Tune-Up lebih senang untuk menonaktifkan fasilitas Lightbox. Alasan tersebut misal; tampilannya kurang menarik. Namun bagi anda yang tidak ingin pusing dengan permainan kode, Lightbox default Blogger sudah sangat bagus, selain ringan, tidak perlu dilakukan perubahan kode, karena otomatis Lightbox akan mendeteksi file gambar yang terdapat pada postingan blog.

Bagaimana mengaktifkan dan menonaktifkan fitur lighbox bawaan Blogger?

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Untuk antar muka lama:
Masuk ke "Setelan - Format"
Disable Lightbox Blogger
Untuk antar muka baru:
Masuk ke "Buka daftar Entri - Setelan"
Mematikan Fungsi Lightbox
Langkah 3
Untuk antar muka lama:
Scroll ke bawah dan cari menu "Tampilkan gambar dengan Lightbox" seperti gambar dibawah ini:
Turn Off Lightbox Blogger
Untuk antar muka baru:
Scroll ke bawah dan cari menu "Setelan", kemudian pilih "Pos dan komentar". Cari menu "Tampilkan gambar dengan Lightbox" seperti gambar dibawah ini:
Non Aktifkan Lightbox
Langkah 4
Pilih "Ya" untuk mengaktifkan fitur Lightbox dan pilih "Tidak" untuk menonaktifkan fitur Lightbox
Langkah 5
Klik tombol "Simpan Setelan" dan preview blog anda...

Selamat mencoba. Happy Blogging :)

Menambahkan Widget Page Loading Time

Posted by dav On 2:38 AM
Kali ini kita akan membuat script Page Loading Time. Page Loading Time atau Waktu Pemuatan Halaman merupakan perangkat bantu untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk memanggil keseluruhan halaman dari suatu halaman situs atau blog. Dengan widget ini kita bisa mengetahui kecepatan load halaman blog, ini akan memicu pengelola blog untuk mengoptimasi blognya agar lebih cepat. Langkah-langkah untuk mengoptimasi blog akan dibahas pada artikel berikutnya. Satuan yang akan digunakan adalah milidetik jadi jika anda ingin menggunakan satuan waktu menit kira-kira bagaimana ya? Mari kita coba memasang script page loading time.
Page Loading Time

Memasang Script Page Loading Time

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke "Rancangan - Edit HTML"
Langkah 3
Cari kode dibawah ini:
</head>
Langkah 4
Masukan (copy paste) kode dibawah ini diatas kode pada langkah 3:
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[
var now = new Date();
window.onload = function() {
document.getElementById("waktuload").style.display = "block";
document.getElementById("milidetik").innerHTML = (new Date()).getTime() - now.getTime();
}
//]]></script>
Langkah 5
Cari kode dibawah ini:
<body>
Langkah 6
Sisipkan kode dibawah ini:
id="waktuload"
pada kode langkah 5, sehingga menjadi seperti dibawah ini:
<body id="waktuload">
Langkah 7
Tempatkan kode dibawah ini dimana saja sesuai dengan keinginan anda
Loading time <span id='milidetik'/> ms
Perhatian : Kode diatas akan menampilkan waktu pemuatan halaman yang sedang anda lihat.
Langkah 8
Simpan template dan preview blog anda....

Selamat mencoba dan semoga berhasil. Happy Blogging :)

Thursday, November 24, 2011

Membuat gadget untuk menampilkan status Twitter sebenarnya pernah dibahas pada artikel sebelumnya, namun pada tips trik blog kali ini kita akan mencoba memanfaatkan plugin JavaScript yang dibuat oleh remysharp.com. Dengan menggunakan plugin Twitter JS proses pembuatan widget untuk menampilkan status Twitter menjadi sangat mudah, sederhana dan menarik. Plugin Twitter JS memberikan kesempatan penggunanya untuk membuat style yang sesuai dengan keinginan, lebih menarik serta bukan hanya untuk menampilkan status Twitter kita namun bisa juga digunakan untuk menampilkan status orang lain, atau status kumpulan orang lain yang sudah kita kelompokan.
Plugin Twitter JS
Untuk menambahkan gadget status Twitter pada blog dengan menggunakan plugin Twitter JS, maka ada 3 kelompok kode yang akan digunakan, yaitu sebagai berikut:
Kode JavaScript
Kode JavaScript ini digunakan untuk memanggil status dari server Twitter sesuai dengan id penggunanya. Jika anda ingin menggunakan hosting sendiri, silahkan download file JavaScript Twitter JS disini.

Script Dasar
<script src="http://twitterjs.googlecode.com/svn/trunk/src/twitter.min.js" type="text/javascript"></script>
<script charset="utf-8" type="text/javascript">
getTwitters('twitters', {
id: 'dedehendriono/motivator',
clearContents: true,
count: 8,
enableLinks: false,
withFriends: true,
ignoreReplies: false,
template: '<a class="even" href="http://twitter.com/%user_screen_name%/statuses/%id_str%" target="_blank"><span class="prev_pic"><img height="48" width="48" src="%user_profile_image_url%" /></span><span class="post_name">"%text%"</span><span class="meta">%user_name% | %time%</span></a>'
});
</script>

Settings Option JavaScript
Dibawah ini adalah option untuk mengeset bagian yang akan di tampilkan dari status Twitter. Tidak semua option dibawah ini harus diikut sertakan.
  • id : nama tampilan anda pada twitter, misal nama tampilan saya "dedehendriono". id juga dapat juga diganti dengan daftar (list) dari status orang-orang yang sudah kita kumpulkan (dalam format user/nama-daftar, misal dedehendriono/motivator) atau dapat juga disini hash tag.
  • count : jumlah status twitter yang ingin ditampilkan, secara default di isi 1.
  • clearContents : true/false - jika anda memiliki isi didalam sebuah wadah maka kita bisa memindah bariskannya. Secara default adalah true
  • enableLinks : true/false - untuk memeriksa tweet yang mengandung link dan membuatnya bisa di klik, termasuk @balasan dan#hashtag. Secara default adalah true.
  • ignoreReplies : true/false - tetap menampilkan tweet yang dimulai dengan @. Jika permintaan 1 tweet, dan flag ini di set, dibelakang layar ia akan meminta 2 dengan kasus yang pertama dimulai dengan @. Tetapi jika permintaan lebih dari 2 balasan, maka tidak akan ditampilkan.
  • withFriends : true/false - apakah akan menyertakan tweet dari teman. Secara defaults di set false.
  • template : HTML template digunakan dalam setiap elemen li. Lihat variabel template dibawah.
  • prefix : jika tidak menggunakan template, anda dapat menggunakan set ini. Misal kita ingin menambahkan 'Hendriono berkata:'. Disini juga anda bisa saja menambahkan variabel template.
  • timeout : nilai dalam milidetik sebelum memicu onTimeout. Jika onTimeout diatur, batas waktu default adalah 10 detik.
  • onTimeout : fungsi untuk panggilan ketika batas waktu tercapai. Konteks diatur ke tweet elemen HTML yang akan dimasukkan ke dalamnya.
  • onTimeoutCancel : true/false - jika tidak di atur maka tidak ada batasan picu, namun script Twitter akan dapat dipanggil secara lengkap dan tidak ada pembatalan. Untuk menghindari hal ini, ditetapkan onTimeoutCancel = true. Set default adalah true.
  • newwindow: true/false - jika di set true, semua link didalam tweet (tidak terkecuali) akan dibuka pada sebuah jendela baru. Set defaults adalah false.
  • callback - fungsi untuk memanggil ketika twitter telah sempurna di render. Tidak ada batasan waktu.

Variabel Template
Semua variabel harus diapit oleh simbol% (lihat contoh di atas atau dibawah).
  • text - pesan status yang akan ditampilkan
  • id_str - id dari pesan status (catatan bahwa id telah digunakan sebelumnya, tapi untuk mendapatkan id yang benar, Anda perlu menggunakan id_str)
  • time - waktu relatif
  • created_at - waktu baku
  • user_name - nama asli
  • user_screen_name - nama tampilan
  • user_id_str - id pengguna
  • user_profile_image_url - gambar avatar pengguna sesuai id
  • user_url - alamat (link url) pengguna sesuai id
  • user_location - lokasi pengguna sesuai id
  • user_description - deskripsi pengguna sesuai id

Kode HTML
Kode HTML dibawah ini digunakan sebagai wadah (container) untuk menampilkan status twitter.
<div id="twitters" class="speciallist">
<p><a href="http://twitter.com/dedehendriono">Jika malas menunggu - silahkan kunjungi halaman twitter kami</a></p>
</div>
Kode CSS
Kode CSS dibawah ini hanyalah contoh. Anda bisa saja berkreasi menurut imajinasi anda.
#twitters {margin:10px auto;}
.even{background-color:#222;}
.prev_pic{border:1px solid #282828;background-color:#131313;display:block;float:left;height:48px;left:5px;margin-right:15px;position:relative;top:1px;width:48px;}
a:hover .prev_pic{border:1px solid #fff;}
.prev_pic img, a:hover .prev_pic img{border:none;}
.post_name{color:#fff;display:block;font-size:13px;/*font-weight:bold;*/height:20px;overflow:hidden;padding:0;padding-top:6px;max-width:80%;}
.meta, .meta a{color:#777;font-size:11px;text-decoration:none;}
.meta a:hover{text-decoration:underline;}
.meta_sub{border-right:1px solid #777;padding-right:5px;margin-right:5px;}
.speciallist{padding-top:3px;padding-bottom:15px;}
.speciallist ul{list-style-type:none;padding:none;margin:none;}
.speciallist a{background-color:#222;border-bottom:1px solid #282828;border-top:1px solid #131313;clear:both;display:block;height:52px;padding:3px 0;text-decoration:none;position:relative;overflow:hidden;}
.speciallist a:hover{background:#333 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxjWvWaT25feBQSVniBQXiH0m8TKolYuB8WCS8WlNRhZAsCYWX1dGmqeNlYanT9iwXEKSo9oTMfs6YQyxtQsKCijRpR6muUHjKiah69coEjf1e47b-R6oCsyUzdWS4U4NQzPSa5F1QjhgM/s800/bg_speciallist.jpg) no-repeat scroll right 8px;}

Gadget Status Twitter dengan Twitter JS

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke "Rancangan - Elemen Laman"
Langkah 3
Klik "Tambah Gadget" dan pilih gadget "HTML/JavaScript"
Langkah 4
Masukan kode dibawah ini pada kotak "Konten":
<style>
#twitters {margin:10px auto;}
.even{background-color:#222;}
.prev_pic{border:1px solid #282828;background-color:#131313;display:block;float:left;height:48px;left:5px;margin-right:15px;position:relative;top:1px;width:48px;}
a:hover .prev_pic{border:1px solid #fff;}
.prev_pic img, a:hover .prev_pic img{border:none;}
.post_name{color:#fff;display:block;font-size:13px;/*font-weight:bold;*/height:20px;overflow:hidden;padding:0;padding-top:6px;max-width:80%;}
.meta, .meta a{color:#777;font-size:11px;text-decoration:none;}
.meta a:hover{text-decoration:underline;}
.meta_sub{border-right:1px solid #777;padding-right:5px;margin-right:5px;}
.speciallist{padding-top:3px;padding-bottom:15px;}
.speciallist ul{list-style-type:none;padding:none;margin:none;}
.speciallist a{background-color:#222;border-bottom:1px solid #282828;border-top:1px solid #131313;clear:both;display:block;height:52px;padding:3px 0;text-decoration:none;position:relative;overflow:hidden;}
.speciallist a:hover{background:#333 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxjWvWaT25feBQSVniBQXiH0m8TKolYuB8WCS8WlNRhZAsCYWX1dGmqeNlYanT9iwXEKSo9oTMfs6YQyxtQsKCijRpR6muUHjKiah69coEjf1e47b-R6oCsyUzdWS4U4NQzPSa5F1QjhgM/s800/bg_speciallist.jpg) no-repeat scroll right 8px;}
</style>
<script src="http://twitterjs.googlecode.com/svn/trunk/src/twitter.min.js" type="text/javascript"></script>
<script charset="utf-8" type="text/javascript">
getTwitters('twitters', {
id: 'dedehendriono/motivator',
clearContents: true,
count: 8,
enableLinks: false,
withFriends: true,
ignoreReplies: false,
template: '<a class="even" href="http://twitter.com/%user_screen_name%/statuses/%id_str%" target="_blank"><span class="prev_pic"><img height="48" width="48" src="%user_profile_image_url%" /></span><span class="post_name">"%text%"</span><span class="meta">%user_name% | %time%</span></a>'
});
</script>
<div id="twitters" class="speciallist">
<p><a href="http://twitter.com/dedehendriono">Jika malas menunggu - silahkan kunjungi halaman twitter kami</a></p>
</div>
Perhatian! Kode diatas hanyalah contoh, silahkan anda berkreasi dengan Twitter JS
Langkah 5
Klik tombol "SIMPAN" dan preview blog anda...

Selamat mencoba dan semoga berhasil... Happy Blogging :)

Special thanks to remysharp.com for Twitter JS Plugin

Saturday, November 12, 2011

Memahami jQuery Show Hide dan Cookie

Posted by dav On 2:58 AM
Pada artikel sebelumnya Blogger Tune-Up membahas artikel tentang "Tampilkan Sembunyikan Isi dan Form Komentar". Pada artikel kali ini merupakan penjelasan script jQuery yang digunakan pada artikel tersebut. Bertahap untuk memahami fungsi-fungsi jQuery dengan memahami script-script sederhana. Mohon ma'af untuk para master jQuery, silahkan tinggalkan artikel ini jika dianggap tidak bermanfaat. Script jQuery Show Hide sebenarnya pernah dibahas dan disertakan pada beberapa tips trik jQuery, namun demikian tidak ada salahnya kita ungkap kembali mengenai penggunakan script tersebut, serta di tambahkan peranan Cookie dalam mengatur perilaku pengunjung pada terhadap tombol yang tersimpan pada Cookie browser.
Pada artikel kali ini kita akan menggunakan efek jQuery sederhana yaitu efek show, efek hide dan efek slide serta akan melibatkan sebuah plugin jQuery Cookie yang dibuat oleh Klaus Hartl (https://github.com/carhartl) yaitu sebuah plugin jQuery sederhana yang digunakan untuk membaca, menulis dan menghapus cookie dari browser.

Skenario HTML

Dibawah ini adalah kode HTML yang digunakan:
<b:includable id='comments' var='post'>

<div class='comments' id='comments'>
<!-- Berisi Kode Komentar dan Form Komentar -->
</div>

<button class='tombol black' id='bukakeun'>Click here for comment</button>
<button class='tombol black' id='tutupkeun'>Click here for close</button>

</b:includable>

Keterangan Skenario HTML:
<div class='comments' id='comments'>
<!-- Berisi Kode Komentar dan Form Komentar -->
</div>
Kode diatas menggambarkan suatu kotak komentar yang memiliki identitas atau ID comments (id='comments'). comments ini berisi form komentar dan isi komentar yang akan ditampilkan (show) dan disembunyikan (hide) dengan menggunakan tombol yang telah disiapkan dibawahnya.
<button class='tombol black' id='bukakeun'>Click here for comment</button>
<button class='tombol black' id='tutupkeun'>Click here for close</button>
Tombol yang akan digunakan terdiri dari 2 tombol yaitu tombol dengan ID bukakeun (id='bukakeun') dan tombol dengan ID tutupkeun (id='tutupkeun'). Kedua tombol ini akan ditampilkan secara bergantian sesuai dengan keadaan cookie.

Skenario jQuery

Dibawah ini adalah kode jQuery yang digunakan:
<script src='http://yandex.st/jquery/1.5.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://yandex.st/jquery/cookie/1.0/jquery.cookie.min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[
jQuery(document).ready(function () {
jQuery('#bukakeun').click(function () {
jQuery('#comments').slideToggle('slow');
jQuery(this).css({display: 'none'});
jQuery('#tutupkeun').show();
jQuery.cookie('komen', 1);
return false
});
jQuery('#tutupkeun').click(function () {
jQuery('#comments').slideToggle('slow');
jQuery(this).css({display: 'none'});
jQuery('#bukakeun').show();
jQuery.cookie('komen', null);
return false
});
if (jQuery.cookie('komen') == 1) {
jQuery('#comments').show();
jQuery('#bukakeun').hide()
} else {
jQuery('#comments').hide();
jQuery('#tutupkeun').hide()
}
});
//]]></script>

Keterangan Skenario jQuery
Script ini digunakan untuk memanggil (load) framework jQuery, jika anda pernah memasang sebelumnya pada template maka script dibawah ini tidak perlu diikutsertakan. (Baca artikel Perpustakaan jQuery pada Blogger).
<script src='http://yandex.st/jquery/1.5.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
Script dibawah ini digunakan untuk memanggil (load) plugin jQuery Cookie yang berfungsi untuk membaca, menulis dan menghapus cookie.
<script src='http://yandex.st/jquery/cookie/1.0/jquery.cookie.min.js' type='text/javascript'/>
Script ini untuk pendeklarasian bahwa kode setelah baris ini adalah fungsi JavaScript
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[
Script ini untuk pendeklarasian bahwa kode setelah baris ini adalah fungsi jQuery
jQuery(document).ready(function () {
Jika tombol dengan id bukakeun (id='bukakeun') di klik maka fungsi dimulai...
jQuery('#bukakeun').click(function () {
Wadah (container) dengan id comments (id='comments') akan terbuka dengan efek slideToggle berdurasi lambat
jQuery('#comments').slideToggle('slow');
Tombol dengan id bukakeun (id='bukakeun') akan disembunyikan
jQuery(this).css({display: 'none'});
Tombol dengan id tutupkeun (id='tutupkeun') akan ditampilkan
jQuery('#tutupkeun').show();
Plugin jQuery Cookie akan menuliskan cookie dengan nama 'komen' dengan nilai 1 pada browser menandakan bahwa kita melakukan klik pada tombol dengan id bukakeun (id='bukakeun')
jQuery.cookie('komen', 1);
Fungsi akan diulang jika mengalami kegagalan load
return false
Fungsi tombol dengan id bukakeun (id='bukakeun') ditutup
});
Keterangan : Sampai script diatas maka browser akan selalu menyimpan cookie dengan nama komen hingga waktu tidak tentu. Selama cookie pada browser dengan nama komen tersimpan maka isi komentar dan form komentar akan selalu terbuka walaupun pengunjung menutup browser atau berpindah halaman.

Jika tombol dengan id tutupkeun (id='tutupkeun') di klik maka fungsi dimulai...
jQuery('#tutupkeun').click(function () {
Wadah (container) dengan id comments (id='comments') akan tertutup dengan efek slideToggle berdurasi lambat
jQuery('#comments').slideToggle('slow');
Tombol dengan id tutupkeun (id='tutupkeun') akan disembunyikan
jQuery(this).css({display: 'none'});
Tombol dengan id bukakeun (id='bukakeun') akan ditampilkan
jQuery('#bukakeun').show();
Plugin jQuery Cookie akan menghapus cookie dengan nama 'komen' dengan nilai null (kosong) pada browser menandakan bahwa kita melakukan klik pada tombol dengan id tutupkeun (id='tutupkeun')
jQuery.cookie('komen', null);
Fungsi akan diulang jika mengalami kegagalan load
return false
Fungsi tombol dengan id tutupkeun (id='tutupkeun') ditutup
});
Keterangan : Sampai script diatas maka browser sudah menghapus cookie dengan nama komen hingga waktu tidak tentu. Jika cookie pada browser dengan nama komen sudah dihapus maka isi komentar dan form komentar akan selalu tertutup walaupun pengunjung menutup browser atau berpindah halaman.

Kumpulan script dibawah ini digunakan untuk memeriksa keberadaan cookie pada Browser, apakah tersedia atau tidak.
Jika jQuery Cookie menemukan cookie pada browser dengan nama komen dan tersedia maka...
if (jQuery.cookie('komen') == 1) {
Wadah (container) dengan id comments (id='comments') akan terbuka dan...
jQuery('#comments').show();
Tombol dengan id bukakeun (id='bukakeun') akan disembunyikan
jQuery('#bukakeun').hide()
Jika browser tidak memiliki cookie dengan nama komen maka...
} else {
Wadah (container) dengan id comments (id='comments') akan tertutup dan...
jQuery('#comments').hide();
Tombol dengan id tutupkeun (id='tutupkeun') akan disembunyikan
jQuery('#tutupkeun').hide()
Fungsi periksa cookie ditutup
}
Pendeklarasian fungsi jQuery di tutup
});
Pendeklarasian fungsi JavaScript di tutup
//]]></script>
Mudah-mudahan artikel diatas bermanfaat dan silahkan dikembangkan sesuai dengan imajinasi anda. Happy Blogging... :)

Catatan kaki:

Friday, November 11, 2011

Tampilkan Sembunyikan Isi dan Form Komentar

Posted by dav On 2:12 AM
Kembali lagi menulis setelah sekian lama bersemedi. Kali ini Blogger Tune-Up akan mengawali artikel terbaru di Blog ini dengan tips dan trik jQuery sederhana. Sebenarnya sudah banyak para Blogger yang membahas hal ini, namun sebagian besar menggunakan form komentar dari pihak ketiga seperti DisqUs atau IntenseDebate. Sedangkan form bawaan Blogger dinonaktifkan hal tersebut dengan beberapa alasan diantaranya form komentar bawaan Blogger tidak valid XHTML dan menggunakan metode iframe sehingga kurang fleksibel dalam memodifikasi tampilannya. Terlepas dari alasan-alasan tersebut, Blogger Tune-Up tetap akan membahas cara menyembunyikan dan menampilkan isi komentar dan form komentar bawaan Blogger dengan satu tombol yang terekam melalui jQuery Cookie. jQuery Cookie digunakan untuk merekam tingkah laku pengunjung blog terhadap tombol show/hide comment. Ketika pengunjung me-load halaman pertama kalinya dan cookie browser kosong (null) maka isi komentar dan kotak komentar akan disembunyikan, sebuah tombol "Show" akan ditampilkan.
Ketika tombol "Show" ditampilkan maka isi komentar dan form komentar akan ditampilkan, sebuah tombol "Hide" akan ditampilkan. Pada saat pengunjung meng-klik tombol "Show" maka browser akan menyimpan cookie, sehingga ketika pengunjung berulang-ulang kali berpindah halaman atau bahkan keluar dari browser dan kemudian kembali lagi mengunjungi blog maka isi komentar dan form komentar akan tetap terbuka. Namun ketika pengunjung mengklik tombol "Hide" maka isi komentar dan form komentar akan disembunyikan dan cookie pada browser akan dihapus. Hal ini karena jQuery Cookie merekam dan menyimpan tingkah laku pengunjung terhadap tombol "Show Hide Comment". Cara ini cocok bagi Blogger yang menggunakan metode Captcha untuk mengurangi spam pada komentar.

Menambahkan Tombol Tampilkan Sembunyikan Isi dan Form Komentar

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke "Rancangan - Edit HTML"
Langkah 3
Klik "Expand Template Widget"
Langkah 4
Cari kode dibawah ini:
]]></b:skin>
Langkah 5
Masukan (copy paste) kode CSS dibawah ini diatas kode pada langkah 4:
.tombol {width:100%;display: inline-block;zoom: 1; *display: inline;vertical-align: baseline;margin: 0;outline: none;cursor: pointer;text-align: center;text-decoration: none;padding: .3em 2em .35em;text-shadow: 0 1px 1px rgba(0,0,0,.3);font-weight:bold;font: 13px/20px 'Open Sans',Arial,Helvetica,Verdana,sans-serif;}
.tombol:hover {text-decoration: none;}
.tombol:active {position: relative;top: 1px;}
.black {color: #d7d7d7;border: solid 1px #282828;box-shadow:0 0 2px #000 inset;-webkit-box-shadow: 0 0 2px #000 inset;-moz-box-shadow: 0 0 2px #000 inset;background: #282828;background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#282828), to(#000));background: -moz-linear-gradient(top, #282828, #000);filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#282828', endColorstr='#000000');}
.black:hover {background: #000;background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#444), to(#000));background: -moz-linear-gradient(top, #444, #000);filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#444444', endColorstr='#000000');}
.black:active {color: #666;background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#000), to(#444));background: -moz-linear-gradient(top, #000, #444);filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#000000', endColorstr='#666666');}
Langkah 6
Cari kode dibawah ini:
</head>
Langkah 7
Masukan (copy paste) kode, plugin dan framework jQuery dibawah ini diatas kode pada langkah 6:
<script src='http://yandex.st/jquery/1.5.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://yandex.st/jquery/cookie/1.0/jquery.cookie.min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[
jQuery(document).ready(function () {
jQuery('#bukakeun').click(function () {
jQuery('#comments').slideToggle('slow');
jQuery(this).css({
display: 'none'
});
jQuery('#tutupkeun').show();
jQuery.cookie('komen', 1);
return false
});
jQuery('#tutupkeun').click(function () {
jQuery('#comments').slideToggle('slow');
jQuery(this).css({
display: 'none'
});
jQuery('#bukakeun').show();
jQuery.cookie('komen', null);
return false
});
if (jQuery.cookie('komen') == 1) {
jQuery('#comments').show();
jQuery('#bukakeun').hide()
} else {
jQuery('#comments').hide();
jQuery('#tutupkeun').hide()
}
});
//]]></script>
Langkah 8
Cari kode dibawah ini:
<div id='backlinks-container'>
<div expr:id='data:widget.instanceId + &quot;_backlinks-container&quot;'>
<b:if cond='data:post.showBacklinks'>
<b:include data='post' name='backlinks'/>
</b:if>
</div>
</div>
</div>
</b:includable>
Langkah 9
Masukan (copy paste) kode XHMTL dibawah ini diatas kode pada langkah 8:
<button class='tombol black' id='bukakeun'>Click here for show comment</button>
<button class='tombol black' id='tutupkeun'>Click here for hide comment</button>
Sehingga menjadi seperti ini:
<div id='backlinks-container'>
<div expr:id='data:widget.instanceId + &quot;_backlinks-container&quot;'>
<b:if cond='data:post.showBacklinks'>
<b:include data='post' name='backlinks'/>
</b:if>
</div>
</div>
</div>
<button class='tombol black' id='bukakeun'>Click here for show comment</button>
<button class='tombol black' id='tutupkeun'>Click here for hide comment</button>
</b:includable>
Langkah 10
Simpan template dan preview blog anda...

Keterangan:
Jika anda sudah pernah memasang framework jQuery (pada langkah 7 baris 1) maka framework jQuery tidak perlu diikutsertakan...

Selamat mencoba semoga berhasil... Happy Blogging... :)